Cerita Sex cerita ngentot Cerita Seks thor hammer Cerita Dewasa Cerita Sex cerita dewasa cerita sex terbaru Cerita Sex Terbaru cerita bokep terbaru Cerita Hot Terbaru Cerita Sex Terbaru
Cerita Dewasa Terbaru banner-agenqq-728x90-2 banner-raja3651
Cerita Bokep, Cerita Bokep Terbaru
Breaking News
Cerita Dewasa Terbaru

Kisah Kasih Sex di Sekolah

Cerita Ngentot Download Video Bokep 3GP

Kisah Kasih Sex di SekolahKisah Sex, Kisah Sex Terbaru, Kisah Sex Nyata, Kisah Sex Terhangat, Kisah Sex Hot, Memasuki masa kuliah adalah masa yg menyenangkan untuk semua orang, tak terkecuali untuk Verika dan Reymond yg dianggap sudah cukup dewasa dan bertanggungjawab akan masa depannya. Jika masa SMA mereka harus agak ‘backstreet’ dgn keluarga Verika karena dianggap belum cukup umur, maka masa kuliah mereka sudah mulai di’lepas’ untuk saling antar jemput dan pulang malam dgn alasan…kuliah.

Kisah Sex, Kisah Sex Terbaru, Kisah Sex Nyata, Kisah Sex Terhangat, Kisah Sex HotKisah Sex

Semester pertama adalah masa awal adaptasi dimana biasanya mereka terikat dgn jam sekolah dan masa ini harus mengikuti jam kuliah yg bisa sudah dipilih berdasarkan jadwal yg tersedia. Dikarenakan beda fakultas, Verika dan Reymond terkadang saling menunggu satu sama lain untuk dapat sekedar bertemu, bercengkrama, dan atau makan bersama. Dimasa Verika harus menunggu waktu kuliah berikutnya dan Reymond sedang kosong jadwalnya, terkadang mereka menunggu di kos Reymond dimana….petualangan ini dimulai.

Jangan Lewatkan GeloraBIrahi.com

Pagi itu tanpa disangka dosen yg mengajar mata kuliah yg Verika ambil sedang kosong karena sang dosen sedang berhalangan, Reymond yg dari pagi sudah suntuk karena harus bangun pagi-pagi menjemput kekasihnya untuk kuliah pagi mendadak tersenyum sambil menawarkan kekasihnya itu untuk mampir ke kosnya sambil menunggu mata kuliah berikutnya yg kebetulan bersamaan dgnnya. Verika yg cukup lega dgn absennya dosen killer itu tampaknya tak ragu mengiyakan ajakan Reymond, mengingat dia malas pulang lagi untuk ganti baju karena dosen killer yg absen itu mengharuskan formal dress bagi para mahasiswa/siswi yg mengikuti kelasnya, pagi itu Verika mengenakan rok span coklat selutut dgn kemeja ketat dibalut cardigans yg membuatnya tampak lebih anggun dan manis.

Dgn motor honda klasiknya Reymond membonceng Verika menuju kosnya dgn pemikiran polos bisa tidur lagi mengingat semalam dia tidur cukup larut bersama-sama teman kosnya menonton bola. Kos Reymond sebenarnya adalah kos khusus cowok namun mengingat sang pemilik sering keluar kota dan menitipkan dgn penjaganya yg merupakan temen nonton bola Reymond, sehingga dia tak terlalu sulit untuk memasukkan Verika ke kamar…toh pikirnya dia mau tidur lagi dan mungkin Verika mau buka-buka komputer melihat dvd yg kemarin dia sewa atau bermain game.

Sesampai di kos, Reymond memarkirkan motornya tepat didepan kamar kos sementara suasana kos sendiri cukup hening karena kebanyakan penghuni kos sudah berangkat ke kampus atau kerja. Verika yg baru pertama masuk ke kamar kos Reymond nampaknya cukup canggung mengingat biasanya dia cuma bertemu Reymond diruang tamu depan yg memang diperuntukkan untuk bertamu. Kamar kos Reymond tak terlalu besar namun cukup nyaman, ada satu buah kasur, lemari, meja belajar dan kursi yg agak berantakan khas kamar cowok .

Reymond langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur berusaha untuk membayar hutang tidurnya sementara naluri kewanitaan Verika muncul untuk membereskan buku-buku dan cd yg berserakan. Tak sampai sepuluh menit Verika sudah sedikit membereskan ‘kekacauan’ kamar Reymond dan duduk didepan komputer untuk bermain mini game untuk mengisi kekosongan waktu. Reymond tampaknya tak benar-benar tertidur mengingat dia juga tak mau kekasihnya bosan menunggu beberapa jam untuk kembali kampus, masa Verika sedang asik bermain, tiba-tiba Reymond berdiri memeluk Verika dari belakang, Verika yg sdg duduk asik bermain game sempat kaget namun kembali melanjutkan permainannya.

Reymond yg dalam posisi berdiri memeluk Verika yg sdg dalam posisi duduk dari belakang, punya keleluasaan untuk mengusap payudara mungil Verika yg berbalut kemeja dan cardigans, Verika agak cuek karena pacaran mereka dari SMA memang sebatas maen raba, french kiss, HJ atau petting dalam kondisi berpakaian. Melihat kekasihnya yg tampaknya sudah ter’biasa’ dgn aksinya, Reymond semakin agresif mengusap dan meremas lembut payudara mungil Verika…ketika hasrat tak tertahan, Reymond menarik Verika berdiri…memutar badannya sehingga berhadapan dan melumat bibir indah Verika. Bibir mereka saling bertemu dan sesekali lidah nakal Reymond memasuki rongga mulut Verika…berkeliaran dgn nakalnya, sementara kedua tangannya meremas pantat bulat Verika yg terbalut rok span warna coklat.

Beberapa masa mereka melakukan french kiss sudah cukup untuk membakar gairah muda yg menggelora…Reymond membalik tubuh Verika dan kembali memeluknya dari belakang, namun kali ini dilakukan didepan kaca sambil sesekali dia melihat ekspresi wajah Verika masa payudaranya diremas lembut kedua tangan besarnya itu, Verika mendesah pelan…apalagi ketika merasakan tonjolan menekan pantatnya…sensasi petting yg sering dirasakan Verika! Dgn perlahan Reymond membuka cardigans Verika, melemparkannya sembarang ke pojokan kamar…dan dgn napas memburu, membuka satu persatu kancing kemeja Verika dari belakang tubuh Verika sambil menatapnya melalui pantulan kaca. Kancing kemeja itu satu persatu terbuka, dan dgn lembut Reymond menyibakkan kemeja Verika namun tak melepaskannya…sehingga terlihat bagian depan tubuh Verika yg hampir telanjang.

Dari pantulan kaca, sebentar dia memandangi perut Verika yg mulus dan rata serta payudara mungil yg terbungkus bra warna krem…Reymond mencium cuping telinga Verika sambil berkata

“I Love You”…kata klise yg mampu mendobrak pertahanan wanita yg sedang mabuk cinta.

Sambil menciumi bagian belakang telinga Verika dan sesekali tengkuknya, kedua tangan Reymond aktif mengusap perut rata Verika sambil sesekali meremasi payudara Verika yg terbungkus bra krem berenda tersebut. Verika mendesah, menggigit bibir bawahnya sendiri masa lidah Reymond menyapu tengkuknya yg dipenuhi bulu-bulu halus. Kedua tangan Reymond yg terus meremasi payudara Verika yg masih tertutup bra tampaknya tak sabar lagi untuk memilin puting payudara dan meremasi tanpa ada halangan apapun…dan dgn satu sentakan, cup bra Verika dinaikkan keatas sehingga payudara mungil Verika mencuat keluar dgn puting payudara coklat kemerahan yg mengeras.

Secara kasar Reymond memelintir puting payudara indah itu sehingga Verika menjerit kecil…memaksa Reymond meminta maaf dgn kecupan lembut di pipi kiri Verika (Posisi Reymond msh dibelakang Verika dan mereka masih sama-sama berdiri didepan kaca). Interupsi kecil itu memaksa Reymond mengalihkan tangannya ke bagian restleting rok span Verika yg berada dibelakang….dia berusaha meloloskan rok span itu dan membuka ikat pinggang kecil yg dikenakan Verika. Reymond memaksa diri untuk tak melakukan hal yg lebih lagi ketika dia berhasil membuka rok span Verika…dia memilih untuk melepas kemeja Verika yg sdh terbuka kancingnya sehingga Verika cuma mengenakan cd dan bra berdiri didepan kaca…Reymond melihat tubuh indah kekasihnya dari pantulan kaca sambil berkata

“I Love You” kembali…kata-kata sakti yg membuat Verika luluh…pasrah tak bisa melawan kehendak nafsu yg ada. Reymond menyibakkan rambut Verika dan menciumi punggung halus Verika sambil membuka kaitan bra…tak seberapa lama kaitan itu terlepas dan dgn sabar meloloskan bra krem berenda itu dari tubuh Verika. Reymond memilih untuk tak melihat tubuh bagian atas Verika yg sudah telanjang dari pantulan kaca namun meneruskan membuka cd Verika sambil menciumi punggungnya dari atas hingga kebagian pinggang tepat diantara belahan gundukan padat pantat Verika. Dgn posisi telanjang penuh, Verika sedikit gemetar mengingat udara pagi itu cukup dingin, namun dia cuma dapat memejamkan mata menunggu sensasi berikutnya yg terjadi…

Jantung Reymond berdegup kencang ketika memandang tubuh polos kekasihnya untuk pertama kali melalui pantulan cermin…dgn perlahan Reymond membuka celana panjang dan cdnya sendiri sehingga kemaluan hitam besarnya mengacung bebas dgn arogan…kembali Reymond memeluk Verika yg masih berdiri terpaku didepan cermin sambil ‘menyelipkan’ kemaluannya diantara kedua belah bongkahan pantat Verika…digesekkannya perlahan sehingga menimbulkan campur aduk antara ngilu, geli dan nikmat…tangan kanannya mengusap rambut kemaluan Verika yg tak terlalu lebat sambil sesekali jari tengahnya menyentuh klitoris Verika.

Verika mendesah merasakan sensasi petting tanpa sehelai benang pun menutupi kemaluan mereka berdua…kemaluannya terasa geli kenikmatan menerima gesekan-gesekan lembut kemaluan hitam besar milik Reymond dgn urat-urat yg menonjol keluar….sementara klitorisnya terangsang sentuhan-sentuhan nakal jemari Reymond. Desahan demi desahan sambung menyambung tatkala kemaluan mereka saling bersentuhan skin to skin…tangan kiri Reymond menggenggam kuat payudara kiri Verika sambil sesekali memelintir puting payudaranya dgn lembut dan terkadang kasar. Reymond menciumi bahu, pundak, leher Verika sambil terus membisikkan kata-kata sakti

“I Love You”…dan setelah beberapa menit Reymond berbisik

“membungkuk dikit sayg…”, Verika cuma menurut pasrah sambil kedua tangannya bertopang pada sisi kanan dan kiri kaca didepannya….sesungguhnya dia antara sadar dan tak sadar mengikuti kemauan kekasihnya itu, dan masa Verika merasa benda bulat hangat yg cukup besar sudah berada didepan bibir kemaluannya, dia tersentak dan spontan berbalik ke arah menghadap Reymond sambil berkata

“Enggak…jangan sekarang, dulu kita sudah komit tdk mau ML sebelum resmi…dan kamu sudah menyggupinya…”, kedua tangan Verika sedikit mendorong tubuh Reymond untuk agak memberi ruang bagi keduanya…

”Iya sayg, aku serius sama kamu…aku ga akan lari dari tanggung jawab”, begitu gombalnya jawaban Reymond. Verika tetap menolak dan berusaha memungut pakaiannya yg berserakan dilantai kamar kos itu…namun dgn cepat Reymond mencengkram kedua pergelangan tangan Verika dan menghempaskan tubuh polos kekasihnya itu keatas tempat tidur…Verika terjatuh telentang dan mencoba berontak, namun cengkraman tangan Reymond yg kuat dan besar membuat usacuma sia-sia..

”Reymond! Aku gamau!”, rengek Verika memohon kepada kekasihnya yg terkenal cukup temperamen dikalangan teman-temannya. Reymond menindih Verika sambil mencari sesuatu untuk menahan rontaan tangan Verika yg cukup menyulitkannya untuk menuntaskan aksinya…dan dia mendapati ikat pinggang Verika yg akhirnya digunakan untuk mengikat kedua tangan Verika…kedua tangan Verika terikat dipergelangan dan disangkutkan kepinggir besi tempat tidur, sehingga posisi Verika terlentang sementara kedua tangan terikat keatas…

Verika mencoba untuk berteriak, namun dgn sigap tangan kanan Reymond membekap mulutnya sambil berkata

“ga usah teriak sayg, kamu ga malu nanti ketauan anak kos yg lain lg bugil begini? Aku serius sama kamu…” Entah terbuai atau pasrah dgn kondisi yg ada, Verika menahan diri untuk tak berteriak namun agak sedikit terisak…sementara Reymond mulai melakukan aksinya….

Dimulai dari kecupan lembut dibibir yg lama-lama semakin kasar, melahap seluruh bibir Verika, menciumi leher jenjangnya dgn dibumbui jilatan-jilatan buas yg mau tak mau membangkitkan gairah Verika juga. Tak ada satupun yg luput dari wajah dan leher Verika dari sapuan mulut buas Reymond…sementara kedua tangannya meremas kencang kedua payudara mungil Verika hingga menyisakan puting payudaranya yg semakin mencuat kencang…sejenak Reymond berhenti melakukan aksinya, memegang kemaluan besarnya sendiri lalu duduk disamping kepala Verika sambil menjambak rambutnya menyorongkan mulut Verika untuk mengulum kemaluan besar hitamnya itu…

Verika berusaha untuk tak membuka mulutnya namun dgn paksa Reymond terus menyodokkan kemaluannya sehingga bagian kepalanya masuk sedikit didalam mulut Verika…dgn satu sentakan, Reymond menyodokkan dgn paksa kemaluannya kedalam mulut Verika…agak sedikit nyeri terkena deretan gigi Verika, namun terasa hangat ketika hampir setengahnya sudah masuk! Pelan-pelan Reymond mengocokkan kemaluannya dalam mulut Verika…walau tak dapat masuk sepenuhnya namun sensasinya sangat luar biasa mengingat baru pertama kali Verika melakukan blow job walau dgn sedikit terpaksa.

“Nikmati saja sayg, spt masa kamu menghisap permen lolipop kesukaanmu”, desah Reymond membujuk kekasihnya yg mulai menitikkan air mata…Verika cuma dpt terpejam dan mencoba menikmati kemaluan Reymond yg terlalu besar untuk mulutnya dan sedikit berasa asin…apalagi masa ada sedikit cairan keluar dari lubang kemaluan itu. Beberapa kali Reymond bergejolak dan menahan kocokannya, dia berusaha menahan agar jangan sampai orgasme terlebih dahulu….dgn cepat dia menarik kemaluannya dari mulut Verika lalu merangsek keantara paha Verika, membukanya lebar-lebar sambil memegang kedua lutut Verika….

kemaluan Verika terpampang jelas dihadapannya, dgn rambut kemaluan yg tdk terlalu lebat dan tdk terlalu tipis, bibir kemaluan yg merekah merah berkilatan cairan kenikmatan…dan yg lebih membuatnya bergairah adalah klitoris Verika yg tampaknya sedikit mengeras karena rangsangan-rangsangan paksa yg dibuatnya. Tanpa berkata-kata lagi Reymond segera menjilati klitoris Verika sambil menggigitinya pelan-pelan…sesekali dia menghisapnya seperti masa menikmati puting payudara Verika…

”Arrrggg Reymond…apa yg kamu lakukan…arrgggg geliiiii…” Verika meracau sendiri…Reymond yg sadar bahwa kekasihnya mulai menikmati kondisi yg ada semakin aktif melancarkan aksinya…mengulumi klitoris Verika, menjilati bibir kemaluannya…naik kepusar lalu menerkam kedua payudara Verika dgn rakusnya! Dia benar-benar mencengkram kedua payudara mungil nan sekel itu, sehingga puting payudaranya mencuat dan lebih mudah dilahapnya…entah berapa menit dia menikmati payudara Verika sehingga timbul memar-memar dibawah payudara dan sekitar puting Verika.

Reymond menindih tubuh telanjang Verika dan siap mengarahkan kemaluannya ke lubang kemaluan Verika…

”Reymond…jangan please…aku belum mau ngelakuin itu…”, pinta Verika dgn wajah memelas…Reymond terus mengarahkan kemaluannya ke arah lubang kenikmatan Verika….Verika sendiri sudah merasakan kepala kemaluan Reymond berada tepat didepan lubang kemaluannya yg masih rapat itu! Reymond berusaha pelan-pelan mendorongnya…dan setiap dorongan membuat Verika menjerit kecil…senti demi senti…Reymond merasakan seluruh kepala kemaluannya sudah masuk dalam lubang kemaluan Verika…namun cukup sulit memang mengingat ini pertama kali buat mereka berdua melakukannya….

Verika meronta-ronta mencoba melepaskan ikatan tangannya sambil mencoba menggoygkan tubuh polosnya yg ditindih badan besar Reymond….dia merasakan nyeri yg luar biasa dilubang kemaluannya masa kepala kemaluan besar itu sudah mulai masuk. Reymond agak kesulitan untuk mendorongnya lebih dalam karena rontaan kekasihnya itu…dgn agak kesal dia memegang kedua paha Verika dan membentangkannya lebar-lebar sehingga memudahkan langkah selanjutnya untuk memasukkan seluruh kemaluannya kedalan kemaluan Verika…

“Reymond…please jgn dimasukkin….kamu sudah janji kan?”, rengek Verika….

”Kenapa sayg? Sakit ya kemaluannya? Kamu nikmatin aja….nanti kemaluanmu akan terbiasa…”, jawab Reymond sekenanya….

Usaha Reymond menerobos lebih dalam lagi cukup sulit…namun dgn satu sentakan cepat….blesssssss! Tiga perempat kemaluannya sudah masuk kedalam liang kemaluan Verika….dia membiarkannya beberapa masa lalu mulai mengocokannya pelan2….

”Ahhhhh..Verika…kemaluan kamu enak sekali…sempit dan hangat….tititku geli!”….racau Reymond sambil memegang kedua paha Verika agar terbuka lebar sambil mengocokan kemaluannya. Verika yg mulai kehabisan tenaga dgn keringat bercucuran…dan memar sana sini didaerah dada, payudara, perut bekas cupangan Reymond cuma menggigit pelan bibirnya sendiri sambil menahan antara sakit dan nikmat yg datang bersamaan! Reymond tahu bahwa kekasihnya itu mulai menikmati ‘perkosaan’ yg terjadi…pelan2 dia melepaskan cengkraman kedua tangan besarnya dikedua paha mulus Verika….menyusuri dada Verika dgn kecupan-kecupan lembut yg diakhiri dgn lumatan penuh kasih dibibir sementara kedua tangannya melepaskan ikatan tangan Verika….sambil terus mengocok-ngocok pelan kemaluan kekasihnya dgn kemaluan besar hitamnya itu! Setelah tangan Verika terlepas, terlihat memar bekas jeratan karena kuatnya ikatan itu…Verika tak melawan lagi, dia sudah tak berdaya…apalagi ketika Reymond membalikan tubuh telanjangnya…dan memposisikan tubuh Verika utk telungkup dan menaikan pantatnya utk sedikit nungging…dia cuma pasrah dan merasakan sentakan demi sentakan kemaluan besar Reymond menghujam liang kemaluannya, entah sudah berapa kali dia merasakan orgasme….

Reymond menyetubuhi Verika dari belakang dan sesekali menekan dalam-dalam kemaluannya sambil meremas kuat-kuat payudara mungil Verika dari belakang sehingga bertambah merah…kontras dgn kulitnya yg halus sawo matang. Tiba-tiba tubuh Reymond bergetar dan mencabut kemaluannya dgn cepat! Dan Verika merasakan cairan kental hangat membasahi pantat bulat dan sebagian punggungnya…

”Arrggggghhh Verika….nikmat sekali kemaluan kamu sayg!”

Reymond membersihkan spermanya yg berceceran ditubuh kekasihnya itu dan tiba-tiba dia tersadar….kenapa tak ada darah yg keluar?

Kisah Sex, Kisah Sex Terbaru, Kisah Sex Nyata, Kisah Sex Terhangat, Kisah Sex Hot

Free Bokep Indo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.