Cerita Sex cerita ngentot Cerita Seks Cerita Dewasa thor hammer Cerita Dewasa Cerita Sex cerita dewasa Cerita Sex cerita sex terbaru Hammer Of thor Cerita Sex Terbaru
ezgif-com-resize-2
Cerita Bokep, Cerita Bokep Terbaru
Breaking News
Cerita Dewasa Terbaru
banner-agenqq-728x90-2 banner-raja3651

Coretan Kiriman Pembaca

Cerita Ngentot Download Video Bokep 3GP

Coretan Kiriman PembacaCerita Sex, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Nyata, Cerita Sex Terhangat, Cerita SEx Hot, Cerita ini berawal pada saat aku masih di kuliah di Universitas M, kota X.

Cerita Sex, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Nyata, Cerita Sex Terhangat, Cerita SEx HotCerita Sex

Pada saat itu, aku masih jomblo karena memang sejak dari SMP aku tidak pernah berani mengungkapkan rasa cinta atau sayang kepada perempuan, tak tahu kenapa ya??
Nah, pada saat di bangku kuliah lah kemampuanku untuk melihat perempuan dan berani mengungkapkan perasaan ku mulai terasah.

Jangan diabaikan ya Gelorabirahi.com

Aku kenal dgn seorang perempuan yang kuliah di fakultas Ekonomi Universitas Swasta ternama, sedangkan aku kuliah di fakultas teknik. Kami kenal secara tidak sengaja. Perkenalan dimulai waktu Unikemaluanersitas kami mengadakan Kemah bersama. Wuiihhh, rame banget. Kami kenal saat acara bebas.

“Hai…” sapaku ke perempuan itu, dan dia balas menjawab

“Hai juga.”

“Fakultas Ekonomi ya?”

“Kenalkan Rendi.” Aku mencoba untuk tetap PD walaupun sebenarnya sudah mulai ga kuat nahan tubuh yang panas dingin .

Tak diduga, dia menjawab

“Namaku Stefany, kamu dari Fakultas Teknik kan?”. Aku udah sering lihat kamu kok waktu lewat depan gedung Ekonomi.”

“Bagus, berarti tahap perkenalan bisa dilanjut nich!!”, aku berteriak dalam hati.

Selanjutnya, sesudah perkenalan itu, kami semakin akrab. Tetapi, ada hal yang memang masih menjadi penghalangku untuk lebih dekat dan mencoba intim dgn Stefany. Ternyata dia sudah punya gebetan, kebetulan temen dia waktu SMA dulu yang kuliah di Fakultas yang sama.

“Aduuuuhhhh!!!” Aku protes dalam hati, mengapa aku baru menemukan sesosok perempuan yang okey pada saat dia sudah dimiliki orang lain. FYI, perempuan itu bertubuh proporsional, dgn tinggi tubuh sekitar 168 cm, dgn ukuran dada + 36B. Waaaaw… keren banget deh.

Sehingga kami hanya dapat berteman saja. Walaupun begitu, aku sering mencuri – curi melihat dadanya yang ranum dibalik bajunya saat kami bertemu, tanpa diketahui pacarnya tentunya.

Seringkali pula, aku melihat dia melihat sesuatu di balik celanaku, ga tahu tuh, dia lihat apaan, tapi saat aku tanya, dia selalu menjawab celana panjang lo bagus (hihihihihi, jujur ga sich???).

Hingga suatu ketika, saat kami pergi berdua untuk cari makan malam (maklum, kami berdua kebetulan anak kost, dan rumah kost kami lumayan dekat), dia bercerita tentang permintaan pacarnya untuk segera menikah. DHUEEERRRR!!!! Kepalaku terasa berat dan mataku terasa pedih. Pada saat itu pulalah, aku kemudian memberanikan mengungkapkan perasaanku dan mengatakan menyayanginya. Sebenarnya aku menyangka kalau Stefany akan marah dgn keterusteranganku. Tapi, ternyata… dia malah terharu dan juga berkata,

“Gue sebenarnya juga sayang sama elo, tapi pacar gue ga mungkin mutus gue.”

Waduh, aku jadi kebingungan, dan sementara terdiam, tapi kemudian Stefany tersenyum dan bilang,

“Kita jadi temen mesra aja, dan akses bisa bebas, karena pacar gue juga udah bebas akses tubuh gue.” Nahhh loooo, hati ku berteriak gembira tetapi juga agak BT juga. Ternyata tubuhnya sudah ada yang nimbrung.

Tapi sudah lah, aku sanggupi saja permintaan dia, dan mulai saat itu, aku pun bebas mengakses tubuhnya. Pada malam itu pula, kami langsung praktek hehehhe…

Sesudah makan malam, kami pun langsung pulang dan aku mampir ke kostnya. Karena kost Stefany sangat bebas akses dan waktu berkunjung ga pernah dibatasi. Kami pun memiliki waktu yang sangat luas. Kami pun langsung masuk ke kamar Stefany, cepat – cepat dia membersihkan diri di kamar mandi, ternyata ada kamar mandi dalamnya.

Sesudah dia mandi, aku pun bergantian mandi. Aku bertanya dalam hati, kok ga mandi bareng aja ya? Ahh, paling itu kebiasaan dia aja kali ya?

Sesudah kami berdua sudah bersih, ternyata dia ga memakai kembali pakainnya. Tapi memakai piyama handuk warna kuning cerah, aduh kaya jeruk aja pikirku . Selanjutnya, aku langsung mendekat ke Stefany dan mulai menciumi wajahnya dan berhenti lama untuk menikmati manisnya bibir Stefany. Wooowww… udah lama aku ingin merasakan bibir ini, ternyata aku bisa!!!

Kami semakin panas, dan secara perlahan aku merasakan tekanan di bagian bawahku, ternyata tangan Stefany udah meraba – raba bagian luar selangkangan ku. Oooohhh… ahhhhh… kami semakin terangsang dan saling meraba, aku mulai meraba dada kanannya di depan piyamanya, aku goyangkan sedikit dan usap usap. Uuuuhhhh, enak… Stefany mulai berkicau… ga berhenti. Supaya ga terlalu mencurigakan, Stefany berhenti sebentar dan menyetel musik Pop Barat, sepertinya lagu kompilasi. Ternyata lagu yang distel justru lebih merangsang birahi kami. Tanpa banyak bicara, aku mulai melucuti piyama Stefany, tanpa banyak komentar pun, Stefany membuka kaos dan celana panjangku lalu menyerbu dadaku dan menghisap putingku.. Ahhhh sensasi yang luar biasa, karena memang aku belum pernah merasakan hal ini. Ternyata Stefany sangat berpengalaman, aku pun berpikir apakah dia sudah sering beginian dgn pacarnya? Pikiran macam ini lah yang kemudian memacuku untuk dapat memuaskan nafsunya.

Segera aku pegang dadanya, dan aku usap usap putingnya yang berwarna merah muda. Terus aku usap dan kemudian aku hisap.. slurp slurp slurp dan aku gigit sedikit untuk memberi sensasi kepada Stefany. Uaaaahhhh, dia mengerang,

“Terus sayang.. isep terus… enak.. ahhhh.” Saat itu juga aku mulai meraba pangkal pahanya, Stefany masih memakai celana dalam warna merah muda. Dgn penuh keyakinan aku mulai mengelus gundukan yang muncul dibagian bawah celana dalamnya. Dia semakin mengerang… dan aku terus meraba, hingga aku rasakan gundukan itu terasa sedikit basah.. Aku bingung juga sich… (maklum… ).

Stefany pun, tak mau kalah dgn aksi ku, dia mulai menyelipkan tangannya ke balik celana dalamku, dan langsung memegang Mr. P ku dan mulai meremas dan menarik maju mundur. Aku sangat terangsang.. terasa sesuatu yang bergetar di tubuhku, dan aku semakin berani membuka celana dalam Stefany dan mengusap Kemaluan nya, lama – lama, kami semakin asyik, tanpa sadar aku mulai memasukkan tanganku ke Kemaluan Stefany, penuh dgn kenikmatan yang aku ga tahu seperti apa, Stefany berkata,

“Kamu tiduran Ren, aku mau serkemaluanis kamu…”

Aku pun langsung tiduran, dan terasa Mr. P ku menjadi hangat dan basah… saat aku lihat.. Wooooowwww… Stefany menjilat dan mengulum P ku dgn penuh semangat.. Ohhhh ahhhh uhhh.. aku mulai meracau ga menentu.. lagu yang diputar sejak tadi semakin menambah romantisme suasana. Sesudah Stefany puas menjilat dan mengkulum P ku, aku pun mencium bibirnya lagi, dan menjilat puting susunya.. terus aku lanjutin menjilat seluruh tubuhnya sama seperti yang Stefany instruksikan.

Saat mendekati Kemaluan nya, aku berhenti sebentar, karena ragu, tetapi Stefany berkata,

“Lanjutin aja Ren, lo bakal keenakan ntar”. Aku pun menjilat Kemaluan nya dan sedikit maju mundur, karena secara naluri seperti itu. Stefany meracau ahhhhh…..oooojjjjjhhhhh… terus Ren…. jangan berhenti…. enyakkkk….

Aku pun terus menjilati KEMALUAN nya, dan tiba tiba aku berpikir, gimana kalo P ku bertemu langsung dgn KEMALUAN nya. Aku pun segera meminta hal ini ke Stefany, dia sedikit melihatku lalu, tersenyum dan mengangguk. Wahhhh.. terasa sesuatu yang luar biasa terjadi, aku semakin terangsang. Stefany membantu memegang P ku dan mengarahkan menuju KEMALUAN nya. Posisi yang kami pakai adalah Stefany di bawah dan aku di atas. Saat kemaluan ku mulai masuk lubang KEMALUAN nya, aku merasakan sedikit linu dan geli. Tapi semakin kedalam, semakin hangat dan enak.. Ahhh ohhh… uhhh… terus sayang.. terus… jangan berhenti…. ahhhh… Aku pun semakin tergoda untuk terus menyodok. Bunyi srox.. sroxxx…sroxx… mulai terdengar dan kami berciuman dan saling meraba, aku semakin terangsang dan memegang kedua susu Stefany yang besar itu, dan mengusap pentilnya. Stefany pun mencengkeram punggungku dan menarik pinggulku untuk semakin masuk ke tubuhnya.

Sesudah beberapa saat, kami berganti posisi, Stefany berada diatasku dan aku memangku dia diatas ranjangnya. Stefany semakin mudah mengatur posisinya. Srok..srok..srokk..srokk… Stefany meracau… ouch..ah…uh…ach…. Enak… Ren…
Aku menjilat susunya dan mengulum pentilnya… dan terkadang mencium bibirnya.

Sesudah sekitar 20 menit, aku mulai merasakan sesuatu yang bergetar di dalam tubuhku, dan siap untuk meledak… aku pun merasakan Stefany beberapa kali merinding…. Hingga akhirnya Stefany berteriak kecil dan tubuhnya menjadi tegang dan saat itu pulalah aku juga menegang dan sesuatu muncrat dari P ku di dalam KEMALUAN nya… Beberapa detik kemudian kami berciuman dan aku mencium pentilnya.

Sesudah itu, aku berkata kalau ada sesuatu yang muncrat tadi, dan Stefany tertawa lepas..

“Hahahahahha… itu nama sperma Ren”, kamu ga pernah ML ya?”

“Ya ngga lah..” Aku membalasnya sambil kembali berpakaian, sesudah membersihkan diri kami.

“Kalau itu sperma, berarti kamu bisa hamil dong Sher? Terus gimana dong?” Aku menjadi takut. Stefany dgn gampang menjawab…

“Tenang aja Ren, aku sering kok ML ama pacarku dan sering keluar di dalam. Tapi aku cegah dgn pil KB biar ga hamil, dan sampai sekarang masih efektif kok hehehehe.” Dia terkekeh… aku pun senyum aja, dan mencium bibirnya sebelum pulang.

Sejak saat itu, kami selalu meluangkan waktu untuk ML, bisa di kamar kost-ku atau di kamar kostnya. Pokoknya di tempat yang kami lihat memungkinkan, tentunya tanpa meninggalkan kesan yang mencurigakan dgn pacar Stefany.

Demikian cerita ku… tunggu cerita selanjutnya ya…
__________________
• TAMAT •

Free Bokep Indo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.