Vimax cerita ngentot Cerita Seks Cerita Dewasa Cerita HOt Terbaru Cerita Sex Terbaru
Cerita Dewasa Terbaru Cerita Dewasa Terbaru
Cerita Sex Terbaru
Breaking News
Cerita Dewasa Terbaru
Cerita Sex online online online online banner-agenqq-728x90-2 banner-raja3651

Cerita Sex Ngentot Adik Temanku

Vimax

Cerita Hot – Kumpulan Cerita Hot Terbaru 2016 Ini kisah nyata yang aku alami waktu aku masih SMA… Pada waktu itu aku kelas 3 SMA.. Sebut saja namaku Reymon. Disekolah si aku tergolong cowok yang ganteng dan digemari para cewek.. Mengapa tidak, aku yang tingginya 169cm, hidung mancung, kulit putih,trus pandai bermain Basket. Pada waktu itu aku sangat dekat dengan teman aku sebut saja namanya Ditya. Kami berteman sangat dekat sekali.

cerita hot 2016, cerita hot terbaru, cerita hot, cerita sange 2016, cerita sange terbaru, cerita sange,

Karena kami berteman dari kami masih SMP sampai SMA pun kami bersama-sama. Suatu hari aku bermain kerumahnya Ditya. Sesampai di rumah Ditya aku di kejutkan oleh sesosok cewek cantik yang tidak lain adalah adik temanku Ditya. Sebut saja namanya Distya. pada saat itu Distya terlihat sangat manis sekali. karena pakaian yang di kenakannya terlalu minim,dan kebetulan sekali Distya pada saat itu Distya sedang membersihkan halaman rumah. Kuperhatikan mukanya yang manis,putih, tinggi mungkin 160cm. bisa di katakan Distya adalah cewek tercantik di sekolahnya. Sejenak kuperhatikan buah dadanya yang montok dan bodynya yang aduhai montok itu yang membuat nafasku tak beraturan.

Baca Juga Bercinta Dengan Anak Pak Kades

Pada saat itu aku sangat kaget saat melihat Distya. karena setiap kali aku bermain ke rumahnya Ditya jarang sekali aku melihat Distya. pada saat itu Distya berumur 14 tahun. pada saat aku masuk rumah Ditya, Distya menegurku.

“eh kakak Reymon ” sejenak aku terdiam, dan berfikir dalam hati

” tumben – tumbennya Distya menegurku” aku pun membalasnya

“eh Distya, Dityanya ada nga…?”

“oh kakak, ada tuh di dalam sedang mandi mungkin. bentar ya Distya panggilin. Kakak Reymon duduk aja dulu di teras.” aku pun langsung duduk diteras. Tiba-tiba Distya keluar

“Kakak Reymon bentar ya,kakakku lagi mandi tuh. Katanya aku temenin kakak Reymon dulu.”

akupun sangat senang, mengapa tidak, aku bisa mengobrol dengan adik teman aku yang cantik. aku pun mulai memperhatikan Distya dari ujung kakinya sampai kepalanya. Memang cantik benar adik temanku ini gumamku. kulitnya yang mulus dan putih, trus aku pun melihat pahanya yang putih semakin membuat nafasku tak beraturan. Tiba-tiba Distya tersenyum dan menegurku

“kakak Reymon kok lihatin Distya trus..?” akupun kaget lalu kujawab saja dengan nada yang kecil

“oh itu soalnya Distya cantik sih…. trus Distya sekarang udah kelas berapa…?” Distya pun menjawabnya ” kelas 3 SMP ka.”

“oh kelas 3 SMP ya….!” kami berdua pun mengobrol sampai akhirnya Ditya pun keluar.

“Oi Vid maap yah lama soalnya air kerannya macet jadi harus ngambil air di tetangga ni.” dengan sedikit kesal sih,aku pun menjawab

” nga apa-apa soalnya kan ada adik kamu tuh yang temanin aku ngobrol.”

Kami berdua pun berangkat karena kami harus menghadiri acara ulang tahunnya temen sekelas kami. Tapi aku sangat sedikit menyesal. Karena kapan lagi aku bisa mengobrol sama adik temanku ini. Pada suatu hari akhirnya aku bisa mengobrol sama adik temanku dan dimulai dari situlah kejadiannya..

Pada saat itu aku berencana pergi ke rumah Ditya mau bikin tugas,karena sudah kelas 3 jadi tugas yang diberikan sangatlah banyak. Jadi aku berencana untuk membuat tugas dirumahnya Ditya. Sesampainya di rumah Ditya, akupun mengetuk pintu rumahnya. Yang keluar ternyata adiknya Ditya yaitu Distya. Kulihat Distya yang sedang memakai celana pendek dan baju yang hanya se utas tali. ketika kutanya tentang Ditya dan tujuanku kerumahnya, Dityanya nga ada, kebetulan sekali,pada saat itu orang tua Ditya sering keluar kota untuk urusan bisnis,sedangkan Ditya sedang keluar sama pacarnya.

Akupun langsung menghubungi Ditya. Dan ternyata Ditya pulangnya sedikit kemalaman. sedangkan pada waktu itu jam masi menunjukkan pukul 15:30. Ditya menyuruh adiknya untuk menemani aku sampai Ditya pulang dari kencannya. Adiknya hanya setuju-setuju saja.

Akupun disuruh masuk sama Distya,karena berhubung Distya lagi sedang menonton Film Korea. Akupun menemani Distya menonton Film Korea. Tiba-tiba dalam film tersebut ada adegan saling berciuman. Serentak Distya pun malu. Trus waktu aku melihat mukanya yang merah, aku pun langsung mengajak ngobrol.

” Distya pernah ciuman nga seperti di film itu….?” kulihat wajahnya tambah merah, bisa dikatakan seperti kepiting rebus. Distya pun hanya menggelengkan kepala. Akupun senang mengetahuinya. Kulihat bibirnya yang berwarna merah muda, yang keliatan sekali masih belum di sentuh oleh laki-laki. akupun coba memancing untuk mengetahui apakah Distya mau ciuman denganku atau tidak, jika tidak aku akan pasrah dengan keaadan ini.

” Distya mau ga coba ciuman kek di film…?” Wajah Distya memerah, dan hanya berkata

“Malu kak,soalnya Distya nga pernah Ciuman.” akupun kebingungan, aku pun mencoba mendekati Distya perlahan-lahan. Kemudian aku membisikkan ketelinganya

” Ga usah malu kan cuman kita berdua. kakak kamu sedang pergi,sedangkan orang tua kamu sedang keluar kota.”  Kemudian kudekapkan bibirku kebibir Distya. kupikir Distya bakalan menjauhin bibirnya, ternyata tidakmalahan Distya membalas ciuman saya.tak disangka bibirnya Distya halus trus lembut juga. kami berduapun saling berciuman selama 10menit. Tiba-tiba nga di sengaja Distya menyentuh anuku yang sedang lagi dalam keadaan tegak lurus ke atas. Sontak Distya kaget karena menyentuh kemaluanku. Gimana kemaluanku ga mo tegap melihat Distya yang begitu seksi dan bibirnya yang lembut.

“maap ka Distya nga sengaja beneran kok” akupun menjawab dengan nada yang sopan”oh nga apa-apa kok”

Aku pun berpikir bagaimana caranya agar Distya bisa menyentuh lagi dan memainkan kemaluanku ini. Aku pun memberanikan diri

” Distya mau coba pegang anuku ga….?”

wah tidak disangka Distya tidak menolaknya… akupun langsung membuka celanaku. kulihat Distya sedikit malu dan kaget dengan menutup setengah wajahnya karena melihat kemaluanku yang berukuran 20Cm dan berdiameter 5cm.

Kemudian akupun mengambil tangannya dan menyentuhnya ke kemaluanku. Wah serasa di surga. mengapa Tidak, ternyata bukan cuma bibirnya saja yang lembut dan halus, tapi tangannya juga. kulihat Distya sedikit keasikan memainkan kemaluanku. Kemudian sambil Distya memainkan Kemaluanku, aku mencium bibirnya kembali.

Aku pun sedikit-sedikit coba menyentuh dadanya yang menonjol. Kemudian aku pun coba memasukkan tanganku kedalam bajunya dan ternyata Distya tidak memakai Bra. Waktu kuremas buah dadanya udah mengeras yang tandanya Distya pun menikmatinya. Tak dihitung lagi aku langsung memainkan buah dadanya yg berukuran sekitar 34 A. Dan juga tak Lupa aku memainkan putingnya yang masih mekar itu.

“Ah… Ah… Ah.. Ah…. enak ka… Ah… Ah…” Kulihat Distya semakin keenakan.. akupun langsung membuka bajunya. kali ini aku melihat sesuatu yang sangat di luar pikiran saya. yaitu putingnya yang masih berwarna merah muda yang pengen sekali aku melumatnya. Akupun tak menyianyiakan kesempatan yang begitu beruntung ini.

“Distya coba donk masukkan ke mulut Distya “

“ takut kha”… ” takut kenapa..?..”

“ Nga apa-apa, dah to dicoba dulu …” pintaku

“ Rasanya gimana kha … ?” tanyanya

“ Dah to di coba nanti kan tahu rasanya ..”

Lalu dengan sedikit ragu dia mengarahkan ujung kemaluanku ke mulutnya, mula-mula bibirnya yang lembut itu menempel di ujung kemaluanku, kemudian dia membuka sedikit bibirnya lalu kepala kemaluanku sudah masuk ke mulutnya, lalu dilepas lagi dan berkata

“ Kok asin ya kha “ tanyanya, “ Iya nga apa-apa memang rasanya begitu. Selanjutnya dimasukkannya lagi penisku ke mulutnya sedikit demi sedikit, dengan pelan-pelan aku membantu mendorong agar kemaluanku bisa masuk semua di mulutnya. Lalu ku gerak-gerakkan sehingga kemaluanku maju mundur di mulutnya, dan dia juga mulai mengimbangi dengan memaju mundurkan mulutnya.

“Distya … enak sekali Distya …” aku merasa keenakan kemaluanku di emut Distya … ketika ujung kemaluanku berada di bibirnya;

“ Distya disedot dong kemaluannya “ …. aku meminta dia untuk menyedot dan ternyata walaupun belum pengalaman sedotannya enak sekali …

Pada saat itu akupun pengen ngerasain kemaluannya.. karena aku belom pernah melihat yang real.. biasanya aku melihat yang begituan lewat internet atau nga lewat DVD or Hp teman. akupun coba memasukkan tanganku ke celana mininya. dan tak disangka ternyata waktu aku menyentuh Kemaluannya telah basah. Itu pertanda Distya menikmati nya selama ini.. Akupun langsung membuka Celananya.. setelah aku membuka celananya, terlihat jelas Celana dalam nya yg sudah basah. Tak kusiasiakan kesempatan ini.. aku langsung membuka Celana dalamnya..

Yang tampak disana adalah kemaluan yang halus dan basah. akupun coba memasukkan jari telunjukku ke kemaluannya. tak disangka,ternyata Distya masih perawan tulen, takkan kubiarkan keperawanannya di ambil

orang lain. kemudian aku coba memainkan jari telunjukku ke lobang kemaluannya.

“Ah…. sakit ka.. ah.. ah… sakit.. ka..”

Akupun makin bersemangat memainkan jari telunjukku. Aku hanya diam sambil mempercepat sedotan mulut dan gesekkan jari tanganku di kedua daerah sensitifnya, lalu.

“Ahhh. ahhh. mmmmmhgh.” secara tiba-tiba Distya mengejang sambil tubuhnya terangkat tinggi keatas,yang tandanya Distya mau Orgasme. Akupun dengan cepatnya menggoyangkan tanganku…

Tiba-tiba Distya Orgasme. Itu kurasakan karena ada sesuatu cairan yang panas. “Distya kamu orgasme ya…?” Distya pun menjawab dengan wajah yang malu ” ia ka aku orgasme,makasih ya ka….!!”kulihat Distya mulai lemas. ketika aku melihat Distya orgasme akupun ingin orgasme juga tapi aku ingin merasakan kemaluannya..

”Distya kamu kan udah orgasme,ka belum ni.Distya maukan bantu kakak orgasme…? ” ia ka nanti Distya bantu..trus Distya musti ngapain..?” mendengar itu akupun gembira… nafasku lebih tak beraturan…

“Aku pengen rasain kemaluanku di masukin ke kemaluan Distya…!!! bisa nga…?”

“takut ka sakit”

“tenang aja kakak nanti akan pelan-pelan kok.”

Akupun langsung menyuruh Distya bergaya Dogystyle. Pelan-pelan kumasukkan.. sedikit sulit untuk memasukkannya,karena Distya masi perawan jadi kemaluannya masih tertutup lobang yang kecil..

Tapi karena kemaluannya sudah basah, akupun coba-coba memasukkannya dengan perlahan-lahan sampai masuk 1/3 kemaluanku. Pada saat kemaluanku masuk sepenuhnya,Kumulai mengenjot-enjot kemaluannya sampai kemaluannya mengeluarkan

darah bercampur maninya…

“ah.. ah.. ah.. sakit.. ah… sakit.. kha.. “sakit… cuman kata-kata itu yang kudengar keluar dari  mulutnya.

Mendengar suaranya yang lembut aku lebih cepat mengenjot kemaluannya… kemudian aku membaringkannya dengan kedua kakinya di dadaku.. akupun mulai mengenjotnya dengan cepat.. Tiba-tiba Distya menyempitkan kakinya yang pertanda Distya mau orgasme untuk yang kedua kali…

“khaa,,, khaa.. Distya mau pipisss… ahh… enak kha,,, tapi Distya mau pipis nhi…. udah ga tahan kha…” Mendengar kata itu aku semakin bergairah dan mempercepat enjotan ku..

“Sabar Distya… kita keluarin sama-sama…kha juga udah mau keluar nhi.. sabar yah..” mendengar itu Distya pun berusaha untuk menahan nya… Akupun langsung mengenjotnya dengan cepat. ” Distya kha udah mau keluar ni.. Distya gimana..?”

” Distya juga udah mau keluar…”

“crott… crottt… crottt… crottt…” kamipun orgasme bersamaan,tapi aku menumpahkannya di atas perut Distya..

Kemudian aku memeluk Distya sambil mencium keningnya.

” Distya aku sayang sama kamu”

“Aku juga sayang sama kakak. sebenarnya aku sudah menyukai kakak waktu Distya kelas 1 SMP..” kami jadian pada saat itu. Setelah itu kami membersihkan diri kami masing-masing..

Tak berapa lama kakaknya Distya datang. Tapi kami berdua hanya diam-diam saja seperti tidak terjadi apapun. Karena berhubung orang tua Ditya nga ada,Ditya meminta aku untuk menemaninya tidur dengan nya malam ini..

Tanpa banyak basa basi aku langsung menerimanya.. Kulihat wajah Distya juga senang. Pada malam harinya waktu Ditya tidur aku menggunakan kesempatan dalam kesempitan.. Kami berdua pun melakukan kejadian yang serupa waktu sore tadi. Mulai pada saat itu kami sering melakukan hubungan intim di mana saja kita ketemuan….

cerita hot 2016, cerita hot terbaru, cerita hot, cerita sange 2016, cerita sange terbaru, cerita sange,

cerita sex terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.